Pembinaan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di MIN 4 Semarang
Tuntang (Humas MIN 4 Semarang) — Rabu, 24 Desember 2025
MIN 4 Semarang menggelar kegiatan Pembinaan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Rabu, 24 Desember 2025, bertempat di Pendopo Abah Amir, Kecamatan Tuntang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran serta penguatan karakter peserta didik melalui implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah.
Pembinaan tersebut menghadirkan Pengawas Madrasah, Muhammad Fatah Amin, sebagai pemateri. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan nilai kasih sayang, empati, dan penghargaan terhadap peserta didik sebagai fondasi utama dalam proses pembelajaran.
“Kurikulum Berbasis Cinta harus diimplementasikan secara nyata dalam pembelajaran sehari-hari. Guru tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membangun hubungan yang humanis, menciptakan rasa aman, serta menumbuhkan karakter positif pada peserta didik,” ujar Muhammad Fatah Amin.
Ia juga menambahkan bahwa penerapan KBC akan memperkuat iklim pembelajaran yang inklusif dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara akademik maupun sosial-emosional.
Sementara itu, Kepala MIN 4 Semarang, Basirun, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini sangat penting sebagai penguatan pemahaman dan kesamaan persepsi seluruh pendidik dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah.
“Kami berharap melalui pembinaan ini, seluruh guru MIN 4 Semarang mampu menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta secara konsisten, sehingga tercipta pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada hasil akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta didik,” ungkap Basirun.
Ia juga menegaskan komitmen MIN 4 Semarang untuk terus mendukung program-program penguatan karakter sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang ramah anak dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.
Kegiatan pembinaan berlangsung dengan lancar dan diikuti oleh seluruh pendidik serta tenaga kependidikan MIN 4 Semarang. Antusiasme peserta terlihat dari sesi diskusi dan tanya jawab yang berjalan aktif.
Melalui kegiatan ini, MIN 4 Semarang diharapkan semakin siap mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara berkelanjutan guna mewujudkan madrasah yang unggul, berkarakter, dan berakhlakul karimah.










Tinggalkan Balasan